OMBAK
Riak putih indah berarak
Kejar mengejar tak mau berhenti
Lembut jilati bibir pantai
Deburmu nyanyikan seuntai lirik
Bak kidung cinta taman surgawi
Damai sejukkan sanubari
Tak jarang kau terluka
Terhempas bebatuan
Terhempas karang-karang
Engkau tetap tak peduli
Akan sakit yang kau alami
Perih, kau tanggung sendiri
Namun, saat badai datang
Deburmu tak lagi damaikan diri
Lantang kau berteriak
Hingga hadirkan pekak
Engkau pun tak lagi perduli
Akan sakit yang kau beri
Akan pilu yang kau saji
Perih mengiris hati
Ombak tetaplah ombak
Menjelmalah seperti yang kau mau
Dengan kesadaran pasti
Semua tak ada yang hakiki
Megabdilah pada Takdir Illahi
Dini hari, 29 April 2017
Tidak ada komentar:
Posting Komentar