Jumat, 28 April 2017

PUISI: OMBAK

OMBAK

Riak putih indah berarak
Kejar mengejar tak mau berhenti
Lembut jilati bibir pantai
Deburmu nyanyikan seuntai lirik
Bak kidung cinta taman surgawi
Damai sejukkan sanubari

Tak jarang kau terluka
Terhempas bebatuan
Terhempas karang-karang
Engkau tetap tak peduli
Akan sakit yang kau alami
Perih, kau tanggung sendiri

Namun,  saat badai datang
Deburmu tak lagi damaikan diri
Lantang kau berteriak
Hingga hadirkan pekak
Engkau pun tak lagi perduli
Akan sakit yang kau beri
Akan pilu yang kau saji
Perih mengiris hati

Ombak tetaplah ombak
Menjelmalah seperti yang kau mau
Dengan kesadaran pasti
Semua tak ada yang hakiki
Megabdilah pada Takdir Illahi


Dini hari, 29 April 2017














Tidak ada komentar:

Posting Komentar