KISAH SENJA
Senja yang tak lagi jingga
Larut kita bersama waktu
Mendongengkan cerita pilu
Tentang resah berbalut derita
Tak sedikitpun ucapku mampu
Dalam diam bibir yang kelu
Mungkin juga biru
Gigil yang menyergap tiba-tiba
Perih yang mengiris dada
Tanpa ku tahu maknanya
Bersama senja
Yang tak lagi tawarkan jingga
Hanya kegelapan aib belaka
Terbalut keberanian dan kejujuran
Bersanding bulir-bulir bening
Tak merubah apapun
Aku tetap mengagumi mu..
Banjarmasin, 15 Agustus 2016
Tidak ada komentar:
Posting Komentar