SECANGKIR KOPI
pada secangkir kopi yang tersaji
kutuang serpihan rindu dari kedalaman hati
bercampur dengan mimpi mimpi
serta sebuah angan dan bukan sekedar ilusi
dari secangkir kopi yang tersaji
munculkan aroma nyanyian hati
lekat menyusup ke kedalaman nurani
lahirkan pengharapan yang hakiki
karena secangkir kopi yang tersaji
tumbuhkan kesadaran dalam diri
terpaku dan mensyukuri semua yang terjadi
tentang arti hadirmu damaikan hati
kini dan mungkin juga nanti
.................., 12082019
Senin, 12 Agustus 2019
Senin, 05 Agustus 2019
Puisi Cinta : SANG PUAN
SANG PUAN
malam langit tak berbintang
bulan enggan pertontonkan keindahan
langit seakan tenggelam dalam kegelapan
lolong anjing saling bersahutan
seakan mengolok olok sang puan
sendiri meringkuk diserambi
setia menggenggam mimpi
mungkin juga janji tak bertepi
lirih bibir sang puan bergumam
cepatlah kembali kekasih hati
jangan biarkan aku menunggu sendiri
tanpa sebuah komitmen pasti
aku tahu kekasih hati
engkau di sana tak sendiri
namun salahkah aku jika terus bermimpi
akan datangnya keajaiban yang akan terjadi
di serambi ini tak lagi aku sendiri.......
malamku cemburu
................05082019
malam langit tak berbintang
bulan enggan pertontonkan keindahan
langit seakan tenggelam dalam kegelapan
lolong anjing saling bersahutan
seakan mengolok olok sang puan
sendiri meringkuk diserambi
setia menggenggam mimpi
mungkin juga janji tak bertepi
lirih bibir sang puan bergumam
cepatlah kembali kekasih hati
jangan biarkan aku menunggu sendiri
tanpa sebuah komitmen pasti
aku tahu kekasih hati
engkau di sana tak sendiri
namun salahkah aku jika terus bermimpi
akan datangnya keajaiban yang akan terjadi
di serambi ini tak lagi aku sendiri.......
malamku cemburu
................05082019
Langganan:
Komentar (Atom)