WANITA PENGHUJUNG SENJA
Seulas senyum wanita tua
Lepas di bibir wajah rentamu
Tak henti jari keriputmu
Memungut bilahan pisang kering
Bak memungut taburan intan permata
Pada gurat wajah rentamu
Semangat jelas terlihat
Pada sorot mata tuamu
Harapan jelas kau tunjukkan
Berjuang tundukkan congkaknya dunia
Di sisa hidupmu yang entah sudah dimana
Teruslah berkarya wanita penghujung senja
Sebarkan aura positif kepada dunia
Tunggulah TITIK dengan bahagia
Di sudut kota seribu sungai, 08092017
Minggu, 10 September 2017
Puisi Cinta; PESONA POHON KARET
PESONA POHON KARET
Berdiriku di sini
Di antara deretan pohon karet tinggi menjulang
Kusandarkan tubuh lelahku
Berpijak pada kenangan kenangan tentangmu
Mengumpulkan sisa sisa kekuatan dari kepingan kenang
Masih tetap di sini
Tegar ku berdiri
Kulabuh semua mimpi yang pernah kubangun
Ku selami semua mimpi tentang kita
Bersama asa seperti pohon karet yang tak pernah menyerah
Walau penuh luka perih yang tak di rasa
Di sudut kota seribu sungai, 08092017
Puisi Cinta; LELAKI BERAMBUT PERAK
LELAKI BERAMBUT PERAK
Memang benar adanya, ada rasa yang tak bisa ku mengerti sampai saat ini, rasa selalu ingin mengabdi, rasa ingin selalu menyayangi, mengalah dan selalu memaafkan, rasa yang selalu terjaga walau sering bertabur luka.
Aku juga tak bisa mengerti, ada rasa tak berdaya saat ku tatap mata tua mu, rasa kepasrahan dan selalu berusaha memaklumi alasan alasan yang keluar dari bibirmu, walau aku tahu tak semua tulus keluar dari bibirmu, walau terselip kebohongan kebohongan yang mungkin karena suatu alasan atau mungkin kesengajaan, yang terkadang begitu menyakitkan hingga akupun tak tahu harus menangis ,menjerit ataupun berontak, namun tetap saja aku tak kuasa berbuat apa apa, aku hanya mampu terdiam dan bibirku terbungkam oleh pesona gurat tegas wajah tua mu.
Begitu agungnya rasa ini, terkemas dalam kepasrahan suci, seperti ketertundukan seorang hamba terhadap tuannya, keinginan untuk selalu mengabdi pada kebahagiaanmu, bahkan terkadang ada rasa ketidakpedulian seandainya bukan bahagia, tapi luka yang akan kau beri. Lelaki berambut perak, aku menyayangimu...
Di sudut kota seribu sungai, 08092017
Langganan:
Komentar (Atom)