AKU
Aku...
Bukan siapa-siapa
Bukan untuk siapa
Bukan demi apa
Aku...
Akan tetap menjadi aku
Terjaga hatiku
Terjaga senyumku
Dengan segala kekurangan & kelebihan ku
Binuang, 04062017
Sabtu, 03 Juni 2017
Puisi Cinta : Lelakiku
LELAKIKU
Geliat tubuh mungilmu
Tendangan kaki lincahmu
Gelitik jari-jari lentikmu
9 bulan kita bersama
Dalam satu aliran darah
Berbagi cinta
Berbagi rasa
Berbagi suka
Tawa canda
Tak ada lagi duka
Hanya ada bahagia
Enam belas tahun sudah berlalu
Kini kau menjelma anak remaja
Masih lekat dalam ingatku
Saat pertama kali kau panggil "mama"
Sebuah kata terucap dari bibir mungilmu
Begitu merdu bak syair dari surga
Celotehmu itu penyemangatku
Senyummu itu obat letih ku
Lelakiku
Tetap lah tersenyum
Tak perlu gentar ataupun ragu
Hadapi congkak dunia dengan tawa
Dinadimu doa mama selalu bertahta
Menjelmalah kamu sebagai kebanggaan keluarga
Selamat Ultah DARMA ku
Segala doa tebaik untuk mu
Mama menyanyangimu......
Banjarmasin, 27 mei 2017
Geliat tubuh mungilmu
Tendangan kaki lincahmu
Gelitik jari-jari lentikmu
9 bulan kita bersama
Dalam satu aliran darah
Berbagi cinta
Berbagi rasa
Berbagi suka
Tawa canda
Tak ada lagi duka
Hanya ada bahagia
Enam belas tahun sudah berlalu
Kini kau menjelma anak remaja
Masih lekat dalam ingatku
Saat pertama kali kau panggil "mama"
Sebuah kata terucap dari bibir mungilmu
Begitu merdu bak syair dari surga
Celotehmu itu penyemangatku
Senyummu itu obat letih ku
Lelakiku
Tetap lah tersenyum
Tak perlu gentar ataupun ragu
Hadapi congkak dunia dengan tawa
Dinadimu doa mama selalu bertahta
Menjelmalah kamu sebagai kebanggaan keluarga
Selamat Ultah DARMA ku
Segala doa tebaik untuk mu
Mama menyanyangimu......
Banjarmasin, 27 mei 2017
Langganan:
Komentar (Atom)