Senin, 24 Juli 2017

Puisi Cinta: KU SUNTING SEPI

KU SUNTING SEPI

Senja yang kering
tak sedikitpun basah
Kerikil kerikil putih kecil runcing
berserakan di antara daun kering
Berikan nyeri pejalan kaki

Binatang binatang tak bertuan
Berdesakan berebut makanan
remah remah yang tak pernah ramah
Mungkin juga racun penuh bisa

Senja yang sepi
senyum nakal pejalan kaki
Entah apa yang mereka tawarkan
Budi ataupun pengandaian
Tak penting untuk dipedulikan

di sini tegak ku berdiri
Dengan senyum semanis bidadari
Tanpa kamu kita atau kami
Dan,
Ku sunting sepi dengan puisi


Banjarmasin, 25072017




Jumat, 21 Juli 2017

Puisi cinta: ANTARA BAYANG

ANTARA BAYANG

berdiri di antara bayang
kelam dan kesakitan
putih dan kebahagiaan
kenyataan dan kepalsuan

berdiri diantara bayang
bak bola api panas
membakar pesakitan
hanguskan semua nadi
sisakan debu debu hitam
tinggalkan perih tak tertahankan
terkemas  pada senyum manis

berdiri diantara bayang
bak bola salju
dingin bekukan urat nadi
lumpuhkan syaraf syaraf nyeri
hilangkan semua rasional diri
mencoba menikmati
bahagia satu sisi


 Banjarmasin, 22072017