BERSAMAMU
bersamamu,
begitu panjang jalan berkerikil telah ku lalui,
hingga pada satu titik langkah kaki memaksa tuk berhenti..
diam merenung meyakinkan hati,
haruskah terus melangkah atau kembali?
hening sendiri,
seraya menikmati ngilu di relung hati.....
#senja080619
Sabtu, 27 Juli 2019
Kamis, 25 Juli 2019
Puisi Cinta: CAHAYA
CAHAYA
perlahan,
warna jingga di ufuk barat menghilang
pertanda malam akan datang
gelap pun membayang
tawarkan ketakutan ketakutan
juga setumpuk kepalsuan
dingin angin malam datang menghampiri
ciptakan ngilu menjalar ke urat nadi
wajah wajah bertopeng tak tahu diri
menyeruak keluar menggenggam api
mencoba hancurkan mimpi mimpi
terjebak kami dalam pusaran ini
tanpa tahu kapan bisa mengakhiri
perjuangan untuk menyelamatkan diri
akankah tercapai atau hanya tinggal mimpi
apa yang salah denganmu malam
gelapmu tidak lagi tawarkan rasa aman
cepatlah pergi duhai malam
berganti cahaya fajar penuh kehangatan
selamatkan kami dari segala ketakutan
selamat datang cahaya
semoga sinarmu mampu hangatkan raga
membasuh jiwa jiwa yang terluka
teruslah bersinar wahai cahaya
lindungi kami agar bisa terus berkarya
Lion Air Banjarmasin-Jakarta, 20072019
perlahan,
warna jingga di ufuk barat menghilang
pertanda malam akan datang
gelap pun membayang
tawarkan ketakutan ketakutan
juga setumpuk kepalsuan
dingin angin malam datang menghampiri
ciptakan ngilu menjalar ke urat nadi
wajah wajah bertopeng tak tahu diri
menyeruak keluar menggenggam api
mencoba hancurkan mimpi mimpi
terjebak kami dalam pusaran ini
tanpa tahu kapan bisa mengakhiri
perjuangan untuk menyelamatkan diri
akankah tercapai atau hanya tinggal mimpi
apa yang salah denganmu malam
gelapmu tidak lagi tawarkan rasa aman
cepatlah pergi duhai malam
berganti cahaya fajar penuh kehangatan
selamatkan kami dari segala ketakutan
selamat datang cahaya
semoga sinarmu mampu hangatkan raga
membasuh jiwa jiwa yang terluka
teruslah bersinar wahai cahaya
lindungi kami agar bisa terus berkarya
Lion Air Banjarmasin-Jakarta, 20072019
Selasa, 16 Juli 2019
Puisi Cinta: PULAU KU
PULAUKU
dalam perjalanan mengarungi samudra
begitu banyak pulau kulalui
tak satupun menarik untuk disinggahi
semua tampak sama
tiada yang istimewa
hingga suatu pagi
kutemukan sebuah pulau
pulau yang begitu hijau
bangkitkan hasrat tuk menuju
munculkan niat tuk berlabuh
di pulauku
ku bangun asa
ku bangun mimpi
taman bunga impian
begitu indah pulauku
walau badai sering menghampiri
gelombang datang bertubi-tubi
tak sedikitpun gentar kuhadapi
akupun terus bermimpi
kedamaian yang hakiki
pulauku
sampai batas usaha
aku ingin menjagamu
hingga batas tak lagi mampu
sendiri merawat mu
demi bahagiamu
maka maafkan aku
ijinkan aku pergi berlalu
bersama perahuku
menjemput takdir
tanpamu
16082019, pukul 19.50
dalam perjalanan mengarungi samudra
begitu banyak pulau kulalui
tak satupun menarik untuk disinggahi
semua tampak sama
tiada yang istimewa
hingga suatu pagi
kutemukan sebuah pulau
pulau yang begitu hijau
bangkitkan hasrat tuk menuju
munculkan niat tuk berlabuh
di pulauku
ku bangun asa
ku bangun mimpi
taman bunga impian
begitu indah pulauku
walau badai sering menghampiri
gelombang datang bertubi-tubi
tak sedikitpun gentar kuhadapi
akupun terus bermimpi
kedamaian yang hakiki
pulauku
sampai batas usaha
aku ingin menjagamu
hingga batas tak lagi mampu
sendiri merawat mu
demi bahagiamu
maka maafkan aku
ijinkan aku pergi berlalu
bersama perahuku
menjemput takdir
tanpamu
16082019, pukul 19.50
Kamis, 11 Juli 2019
Puisi Cinta: MENIMBANG RASA
MENIMBANG RASA
duhai pujangga
hari mulai beranjak senja
seperti biasa kita mulai bercerita
tentang kisah cinta yang luar biasa
hingga keinginan menjadikan biasa
hari mulai beranjak senja
seperti biasa kita mulai bercerita
tentang kisah cinta yang luar biasa
hingga keinginan menjadikan biasa
duhai pujangga
jika itu membuat bahagia
tak salah untuk dicoba
sebagai momentum menimbang rasa
sebuah ketulusan atau obsesi belaka
jika itu membuat bahagia
tak salah untuk dicoba
sebagai momentum menimbang rasa
sebuah ketulusan atau obsesi belaka
duhai pujangga
begitu indah cerita kita
tak terasa senja makin jingga
pertanda malam akan tiba
kitapun harus segera pergi
semoga kita masih ingat jalan kembali
tanpa ada yang perlu disesali
begitu indah cerita kita
tak terasa senja makin jingga
pertanda malam akan tiba
kitapun harus segera pergi
semoga kita masih ingat jalan kembali
tanpa ada yang perlu disesali
21.46 WITA, 11072019
Rabu, 03 Juli 2019
Puisi Cinta: JIKA AKU PERGI
JIKA AKU PERGI
maafkan aku
yang terus dan terus berusaha
menjaga rasa
mungkin hanya aku saja yang memilikinya
sedangkan kamu selalu menjaga rasa untuk yang disana
yang terus dan terus berusaha
menjaga rasa
mungkin hanya aku saja yang memilikinya
sedangkan kamu selalu menjaga rasa untuk yang disana
tak apa
aku masih mampu menerima
semua perlakuan mu
yang terkadang sudah diluar logika
rasa peka darimu yang senantiasa ku damba
namun sampai kini hanya menjadi impian belaka
aku masih mampu menerima
semua perlakuan mu
yang terkadang sudah diluar logika
rasa peka darimu yang senantiasa ku damba
namun sampai kini hanya menjadi impian belaka
satu hal yang perlu kamu tahu
di dunia ini tak akan kamu temukan
rasa sayang seperti yang aku miliki
dan kelak jika aku melangkah pergi
aku harap jangan pernah kau sesali.....
di dunia ini tak akan kamu temukan
rasa sayang seperti yang aku miliki
dan kelak jika aku melangkah pergi
aku harap jangan pernah kau sesali.....
Puisi Cinta: TANPAMU
TANPAMU
aku terus belajar
memaknai batas dan ruang kosong yang sengaja kau ciptakan
aku terus belajar mengubah rasa sakit menjadi senyuman
bahkan kemarahan menjadi pujian
aku akan terus bertahan
hingga sampai pada titik
dimana aku bisa berdamai dengan rindu
dan sebuah kalimat indah akan keluar dari bibirku
"terimakasih sudah mengajariku arti mencintai dan merindu,
sekarang pergilah,
aku baik-baik saja tanpamu"
memaknai batas dan ruang kosong yang sengaja kau ciptakan
aku terus belajar mengubah rasa sakit menjadi senyuman
bahkan kemarahan menjadi pujian
aku akan terus bertahan
hingga sampai pada titik
dimana aku bisa berdamai dengan rindu
dan sebuah kalimat indah akan keluar dari bibirku
"terimakasih sudah mengajariku arti mencintai dan merindu,
sekarang pergilah,
aku baik-baik saja tanpamu"
Langganan:
Komentar (Atom)