ANTARA BAYANG
berdiri di antara bayang
kelam dan kesakitan
putih dan kebahagiaan
kenyataan dan kepalsuan
berdiri diantara bayang
bak bola api panas
membakar pesakitan
hanguskan semua nadi
sisakan debu debu hitam
tinggalkan perih tak tertahankan
terkemas pada senyum manis
berdiri diantara bayang
bak bola salju
dingin bekukan urat nadi
lumpuhkan syaraf syaraf nyeri
hilangkan semua rasional diri
mencoba menikmati
bahagia satu sisi
Banjarmasin, 22072017
Tidak ada komentar:
Posting Komentar