PENGUASA
Siang yang pongah
Membungkam gelegar seluruh suara
Tecekat dan hanya sisakan rintihan lirih
Perih terpanggang terik sang surya
Panas kemurkaan menjawantah jagat raya
Wajah jelata tak berdosa
Pasi tertindas oleh yang maha
Teriakan hanya mampu ditelan kembali
Tertunduk lesu pasrah
Mengabdi pada ketidakadilan
Di seberang sana
Sorak penonton riuh gempita
Rayakan kemenangan simbol belaka
Terlena pada kemegahan dunia
Tertawakan murka sang penguasa
Wahai penguasa
Buka mata hatimu
Perluas sudut pandang mu
Pertajam pendengaranmu
Jangan biarkan terik panas hanguskan jiwamu
Wahai penguasa
Bangun dan sadarlah
Tetaplah terjaga demi visi yang maha
Jangan biarkan senyum palsu itu racuni sukma
Di pundak mu nasib jelata bertahta......
By: Ajeng Lastrie
Banjarmasin, 25 April 2017
(Bersibaku dalam kecewa)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar