Sabtu, 17 Februari 2018
Puisi: TUHAN MAHA SEGALANYA
TUHAN MAHA SEGALANYA
dikeheningan malam
gelap gulita mencekam
langitpun begitu kelam
tanpa bulan penghias malam
sayup terdengar suara suara
tanpa irama ataupun rima
mungkin sebatas rintihan belaka
atau juga nyanyian jiwa
mengisahkan cerita yang tak biasa
kesewenangan anak manusia
yang sengaja menggoreskan luka
hingga ciptakan duka nestapa
sementara dengan bangganya dia berkata
akulah pemenangnya
wahai anak manusia
kau lupakan dosa
kau lupakan karma
bahkan doa sang teraniaya
yang mungkin mampu getarkan dunia
wahai jiwa yang luka
usaplah airmata
cukup, engkau hanya perlu berdoa
basuh luka dengan secawan asa
keadilan pasti akan tercipta
Tuhan maha segalanya
kota seribu sungai, 18022018
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar