Selasa, 17 September 2019

Puisi Cinta : WANITA PENGGENGGAM BOLA API

WANITA PENGGENGGAM BOLA API

tuan,
andai saja dari awal kau ungkapkan
tentang skenario yang akan kau mainkan
hingga potongan cerita yang terangkai
tidak menjelma asa bertabur mimpi

begitu apik peran kau mainkan
bangkitkan gairah dan pengharapan
lahirkan keyakinan bukan sebatas angan

di suatu siang yang cerah
tuan buka kembali buku sampul biru muda
didepan wanita yang bersimpuh manja

sorot matanya berbinar penuh cahaya
menanti cerita tuan dengan gembira
kekaguman terpancar di rona wajahnya
hingga tuanpun mulai bercerita

seketika,
bulir bening mengalir dari ujung mata sang wanita
bukan cerita yang kalian susun bersama
namun cerita lain yang tuan baca
tuanpun berlalu begitu saja

wanita sendiri hingga penghujung senja
menikmati ngilu di relung jiwa
berusaha mengubur mimpi dan semua asa

di ujung bibirnya yang basah
lirih dia berkata
tuan, apakah engkau  sengaja?
menyulut sumbu yang selalu engkau jaga
hentikan tuan dan jangan teruskan
aku takut tak mampu lagi
menggenggam bola api yang kau titipkan
hingga akhirnya meledak tak terhentikan..


ambang kepercayaan, 17092019

Tidak ada komentar:

Posting Komentar